Apakah Minum Kopi Bisa Mempengaruhi Kesehatan Ginjal ? - Yayasan Ginjal Indonesia

28/12/2021

Yagin, Jakarta – Beberapa orang yang didiagnosis mengalami penyakit ginjal perlu menyesuaikan diri terhadap diet khusus. Apakah minum kopi memiliki bahaya untuk ginjal?

gambar: health.kompas.com

 

Bahaya minum kopi untuk kesehatan ginjal

Ppasien sakit ginjal perlu menjalani diet khusus guna mencegah kerusakan ginjal semakin parah. Salah satu asupan yang perlu dihindari ketika mengalami sakit ginjal yaitu makanan dan minuman berkafein, seperti kopi.

Risiko batu ginjal

Salah satu akibat keseringan minum kopi untuk ginjal yaitu meningkatkan risiko batu ginjal. Batu oksalat merupakan salah satu jenis satu ginjal yang paling umum dan kebetulan menjadi sumber utama oksalat dalam makanan, terutama kopi biasa. pasien batu ginjal, terutama yang memiliki batu kalsium oksalat, perlu membatasi konsumsi kopi.

Risiko kanker ginjal

Bahaya keseringan minum kopi pun ternyata bisa meningkatkan risiko kanker ginjal. Walaupun demikian, risiko ini kemungkinan terjadi pada orang yang sering minum kopi tanpa kafein (kopi decaf).

Hal yang perlu diperhatikan saat minum kopi

Pada dasarnya, bahaya minum kopi untuk kesehatan ginjal baru akan terlihat ketika Anda mengonsumsinya. Itu sebabnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika minum kopi, terutama pada pasien sakit ginjal, di bawah ini.

1. Jumlah kopi yang diminum

Begini, satu cangkir kopi hitam biasanya mengandung 116 miligram (mg) kalium. Artinya, kopi dianggap sebagai minuman dengan kalium yang rendah. Meski begitu, banyak orang yang minum kopi lebih dari satu cangkir setiap harinya.

Jadi, tiga sampai empat cangkir kopi sehari dianggap mengandung total kalium yang tinggi. Terlebih lagi, Anda mungkin menambahkan krim atau susu yang dapat meningkatkan asupan kalium pada kopi.

Oleh sebab itu, minum kurang dari tiga cangkir kopi per hari umumnya dianggap aman.

2. Tekanan darah

Selain jumlah cangkir kopi yang diminum, hal lain yang perlu diperhatikan saat minum kopi pada pasien ginjal yaitu tekanan darah. Kandungan kafein pada kopi dapat memicu peningkatan tekanan darah yang singkat, tetapi tiba-tiba.

Meski belum ada penelitian yang memperlihatkan akibat keseringan minum kopi pada pasien ginjal, membatasi konsumsinya termasuk ide yang bagus.

Bagaimana tidak, peningkatan tekanan darah akibat konsumsi kafein yang berlebihan dapat memicu stres pada ginjal dan memicu risiko penyakit batu ginjal.

3. Zat aditif

Faktanya, apa yang ditambahkan ke dalam kopi sering menjadi pemicu bahaya dari minum kopi untuk kesehatan ginjal. Sebagai contoh, secangkir kopi latte tanpa sirup tambahan mengandung 183 mg fosfor dan 328 mg potasium (kalium).

Selain itu, krimer bisa menjadi dalang dari akibat keseringan minum kopi. Pasalnya, banyak produsen yang menambahkn fosfat kimia ke krimer kopi.

Kandungan ini mudah diserap oleh tubuh dan perlu dibatasi bagi siapa saja yang memiliki penyakit ginjal.

4. Asupan cairan tubuh

Normalnya, pasien dengan penyakit ginjal perlu memiliki batasan asupan cairan yang berbeda dengan orang sehat pada umumnya.

Sementara itu, kopi dianggap sebagai cairan, sehingga Anda perlu berhati-hati ketika konsumsi kopi dilakukan setiap hari.

Bila perlu, tanyakan kepada dokter terkait jumlah kopi yang boleh diminum mengingat Anda juga membutuhkan air putih guna menghidrasi tubuh.

Sumber: hellosehat.com

Edit by: Yunianti 


Sekretariat
Yayasan Ginjal Indonesia
Jl. Kayu Manis X No.34, RW.1, Pisangan Baru, Kec. Matraman, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13130

(021) 22111610
admin@yagin.co.id
Nomor Rekening

  3420406923
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

  0060009995014
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

  706016648600
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

bt_bb_section_top_section_coverage_image

© 2021 | Yayasan Ginjal Indonesia