Gagal Ginjal Akut, Gejala, Penyebab & Pengobatan - Yayasan Ginjal Indonesia

11/11/2020
gagal-ginjal-akut-alodokter

 

Jakarta, Yagin.co.id – Gagal ginjal akut atau acute kidney injury adalah kondisi ketika ginjal berhenti berfungsi secara tiba-tiba. Kondisi ini bisa disebabkan oleh gangguan aliran darah ke ginjal, gangguan pada ginjal, atau masalah sumbatan pada saluran urine.

Ginjal adalah organ yang memiliki fungsi utama untuk menyaring limbah sisa metabolisme dari dalam darah dan membuangnya melalui urine. Jika fungsi tersebut terhenti, limbah yang seharusnya dibuang malah menumpuk di dalam tubuh.

Acute Kidney Failure – alodokter

  Kerusakan ginjal pada gagal ginjal akut dapat terjadi tiba-tiba. Kondisi ini dapat membahayakan nyawa penderitanya. Meskipun demikian, jika dideteksi dan diobati secara cepat dan tepat, kerusakan ginjal akibat gagal ginjal akut dapat disembuhkan.

Penyebab Gagal Ginjal Akut
Penyebab gagal ginjal akut sangat beragam, mulai dari gangguan aliran darah ke ginjal (prerenal), kerusakan pada ginjal itu sendiri, atau sumbatan pada aliran urine (postrenal). Berikut adalah penjelasannya:

Gangguan aliran darah ke ginjal
Ada beberapa penyakit dan kondisi yang dapat menghambat aliran darah ke ginjal dan memicu gagal ginjal, yaitu:

  • Kehilangan darah atau cairan akibat perdarahan, dehidrasi berat, atau diare berat
  • Operasi
  • Sepsis atau anafilaksis
  • Penyakit hati, seperti sirosis hati
  • Penyakit jantung, seperti gagal jantung atau serangan jantung
  • Luka bakar berat
  • Konsumsi obat-obatan, seperti aspirin, ibuprofen, naproxen, atau obat antihipertensi

Kerusakan pada ginjal
Gagal ginjal akut juga dapat terjadi akibat cedera atau kerusakan pada ginjal itu sendiri, misalnya akibat:

  • Glomerulonefritis atau peradangan pada saringan di ginjal
  • Rhabdomyolisis atau kerusakan pada jaringan otot
  • Penumpukan kolesterol yang menyumbat aliran darah ke ginjal
  • Penggumpalan darah di pembuluh darah vena dan arteri di ginjal
  • Skleroderma, yaitu kelompok penyakit yang menyerang kulit dan jaringan ikat
  • Sindrom hemolitik uremik, yaitu penyakit akibat sel darah merah pecah terlalu cepat
  • Sindrom tumor lisis, yaitu hancurnya sel-sel tumor yang berakibat pada lepasnya racun yang menyebabkan kerusakan ginjal
  • Penggunaan obat-obatan, seperti antibiotik aminoglikosida, obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), obat hipertensi (seperti ACE inhibitor atau diuretik) dan obat kemoterapi
  • Penggunaan cairan kontras, yaitu cairan yang digunakan pada pemeriksaan foto Rontgen atau CT scan
  • Paparan racun, alkohol, kokain, atau logam berat.

Penyumbatan pada saluran urine
Adanya sumbatan pada saluran urine, termasuk pelvis ginjal, ureter, kandung kemih, atau uretra, akan menyebabkan kembalinya cairan ke ginjal. Kondisi ini akan merusak ginjal dan bisa menyebabkan gagal ginjal akut. Beberapa penyakit yang dapat menyumbat saluran urine adalah:

  • Batu ginjal
  • Tumor pada saluran kemih, ginjal, atau organ yang ada di sekitar ginjal
  • Pembesaran prostat
  • Striktur atau jaringan ikat pada saluran kemih
  • Kerusakan pada saraf kandung kemih (neurogenic bladder)
  • Efek samping operasi pada panggul
  • Trombosis pada pembuluh darah vena ginjal

Faktor Risiko Gagal Ginjal Akut
Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terserang gagal ginjal, yaitu:

  • Berusia 65 tahun ke atas
  • Sedang menjalani kemoterapi atau perawatan intensif lain
  • Pernah menderita gagal ginjal sebelumnya
  • Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit ginjal
  • Menderita kanker atau sedang menjalani pengobatan kanker
  • Menderita penyakit ginjal atau pernah mengalami gagal ginjal sebelumnya
  • Menderita diabetes, hipertensi, gagal jantung, penyakit liver, penyakit arteri perifer atau obesitas

Gejala Gagal Ginjal Akut
Gejala gagal ginjal akut bisa muncul dalam hitungan hari atau bahkan jam setelah gangguan pada ginjal terjadi. Gejalanya berupa:

  • Jumlah dan frekuensi urine berkurang
  • Pembengkakan pada tungkai akibat penumpukan cairan
  • Tubuh mudah lelah
  • Sesak napas
  • Gangguan irama jantung
  • Nyeri atau sensasi tertekan di dada
  • Napas berbau tidak sedap
  • Muncul ruam atau rasa gatal di kulit
  • Nafsu makan menurun
  • Mual dan muntah
  • Demam
  • Sakit di perut dan punggung
  • Nyeri atau pembengkakan pada sendi
  • Tremor di tangan
  • Kejang
  • Koma
  • Kapan harus ke dokter
    Segera ke IGD bila mengalami gejala gagal ginjal akut, terutama bila Anda pernah mengalami gagal ginjal atau memiliki keluarga dengan riwayat penyakit ginjal.

Periksakan diri ke dokter secara rutin jika Anda menderita penyakit kronis yang bisa menyebabkan gagal ginjal akut, seperti hipertensi dan diabetes.

Untuk mencegah terjadinya gagal ginjal akut akibat penggunaan obat-obatan, jangan mengonsumsi obat sembarangan dan selalu ikuti aturan yang diberikan oleh dokter.

Diagnosis Gagal Ginjal Akut
Dokter akan menanyakan gejala yang dialami dan riwayat penyakit pasien, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang yang meliputi:

  • Tes darah, untuk mengukur kadar kreatinin dan urea nitrogen yang akan meningkat pada gagal ginjal akut, serta untuk mengukur laju filtrasi glomerulus (glomerular fitration rate) guna menilai tingkat keparahan gagal ginjal akut
  • Tes urine, untuk mengukur kadar elektrolit dalam urine dan mengukur volume urine yang keluar
  • Pemindaian dengan USG, CT scan, atau MRI, untuk melihat kondisi ginjal dan mendeteksi ada tidaknya tumor atau sumbatan pada saluran kemih atau pembuluh darah ke ginjal
  • Biopsi ginjal, untuk mendeteksi ketidaknormalan pada jaringan ginjal

 

Pengobatan Gagal Ginjal Akut

Pengobatan gagal ginjal akut bertujuan untuk mencegah komplikasi dan mengembalikan fungsi ginjal. Pasien biasanya perlu menjalani rawat inap yang lamanya tergantung pada seberapa parah kondisinya dan seberapa cepat ginjalnya dapat kembali pulih. Metode pengobatan gagal ginjal akut tergantung pada penyebabnya. Beberapa metode pengobatan yang bisa diberikan oleh dokter adalah:

  • Pengaturan pola makan, yaitu dengan membatasi konsumsi makanan tinggi garam dan kalium selama proses penyembuhan ginjal
  • Pemberian obat-obatan, yaitu dengan memberikan obat yang dapat menyeimbangkan kadar elektrolit di dalam darah, memberikan obat diuretik untuk mengeluarkan kelebihan cairan, antibiotik jika gagal ginjal disebabkan oleh infeksi bakteri
  • Cuci darah, yaitu prosedur yang dilakukan bila kerusakan ginjal cukup parah

Komplikasi Gagal Ginjal Akut

Gagal ginjal akut dapat menyebabkan kematian dan sejumlah komplikasi berikut:

  • Asidosis metabolik (meningkatnya kadar asam dalam darah)
  • Ketidakseimbangan elektrolit
  • Edema paru atau penumpukan cairan di paru-paru
  • Penyakit jantung, seperti gagal jantung, serangan jantung, aritmia, atau henti jantung
  • Gangguan pada sistem pencernaan, termasuk perdarahan saluran cerna
  • Kerusakan ginjal yang bersifat permanen
  • Hiperkalemia atau tingginya kadar kalium
  • Gangguan saraf akibat penumpukan ureum atau uremia

Pencegahan Gagal Ginjal Akut
Cara untuk mencegah gagal ginjal akut adalah dengan menjaga kesehatan ginjal dengan melakukan beberapa langkah di bawah ini:

  • Mengonsumsi makanan sehat
  • Membatasi asupan garam
  • Menjaga berat badan ideal
  • Mengontrol kadar gula darah
  • Mengontrol tekanan darah
  • Minum air putih dalam kadar yang cukup
  • Membatasi konsumsi obat pereda nyeri
  • Membatasi konsumsi minuman beralkohol
  • Berhenti merokok
  • Mengelola stres dengan baik
  • Berolahraga secara teratur

Sumber : Alodokter

Editor by: Sarmin


Sekretariat
Yayasan Ginjal Indonesia
Jl. Kayu Manis X No.34, RW.1, Pisangan Baru, Kec. Matraman, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13130

(021) 22111610
admin@yagin.co.id
Nomor Rekening

  3420406923
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

  0060009995014
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

  706016648600
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

bt_bb_section_top_section_coverage_image

© 2021 | Yayasan Ginjal Indonesia