Ginjal & Hati Bermasalah, Waspada Hipermagnesemia - Yayasan Ginjal Indonesia

25/02/2021

25 Februari 2021

Yagin, Jakarta – Ketika kadar magnesium dalam darah terlalu tinggi, kondisi ini disebut dengan hipermagnesemia. Kondisi ini terjadi karena ginjal tidak mampu membuang kandungan magnesium dalam darah. Penyakit ini termasuk penyakit yang jarang terjadi. Ketahui gejala dan penyebab dari hipermagnesia berikut ini.

Gangguan pada Ginjal dan Hati Bisa Jadi Pemicu Hipermagnesemia?

Penyakit yang satu ini umumnya ditandai dengan adanya kerusakan pada organ penting dalam tubuh, seperti ginjal dan hati. Pada ginjal, penurunan fungsi ginjal dapat terjadi karena kelebihan magnesium dalam darah yang gagal dikeluarkan melalui urine.

Akibatnya, magnesium menumpuk dalam darah dan mengakibatkan sejumlah masalah kesehatan. Selain itu, beberapa kondisi lain yang menjadi pemicu terjadinya hipermagnesemia pada seseorang, yaitu:

  • Ibu hamil yang mengalami preeklamsia. Kondisi tersebut merupakan gangguan kehamilan yang ditandai oleh tekanan darah tinggi, serta tingginya kandungan protein dalam urine.
  • Mengidap hipotiroidisme, yaitu istilah yang merujuk pada kondisi ketika menurunnya sintesis dan sekresi hormon tiroid dari kelenjar tiroid.
  • Mengidap penyakit Addison, yaitu kerusakan yang terjadi pada kelenjar adrenal, sehingga kelenjar tidak mampu memproduksi hormon yang dibutuhkan oleh tubuh.
  • Mengidap familial hypocalciuric hypercalcemia, yaitu kelainan genetik asimptomatik yang ditandai dengan hiperkalsemia (jumlah kalium tinggi dalam darah) atau hipoksia (rendahnya kadar oksigen dalam darah).

Berbagai faktor risiko tersebut akan menyebabkan hipermagnesemia dengan kondisi ringan hingga berat. Namun, tidak seberat hipermagnesemia yang disebabkan oleh adanya Gagal Ginjal.

Baca juga: Gagal Ginjal Rentan Menyerang Usia Lanjut. Benarkah?

Hindari Penyakit Ini dengan Mengenali Gejala dari Hipermagnesemia

Jika kadar magnesium tidak terlalu tinggi, biasanya pengidap tidak merasakan gejala apapun. Namun, ketika kadar magnesium sudah diatas rata-rata, gejala akan ditandai dengan:

  • Kelemahan pada otot.
  • Mual dan muntah.
  • Wajah mengalami sensasi rasa terbakar dan memerah.
  • Detak jantung menjadi tidak teratur, bisa lebih lambat atau lebih cepat.
  • Mengalami sakit kepala.
  • Merasakan kantuk yang berlebihan.
  • Kehilangan kesadaran.

Dalam kasus yang parah, pengidap bahkan dapat mengalami gangguan pada jantung, kesulitan bernapas, hingga koma. Untuk itu, segera temui dokter di rumah sakit terdekat jika pengidap sudah mengalami kesulitan bernapas, tidak dapat menggerakkan tangan atau kaki, dan kehilangan kesadaran. Penanganan yang tepat akan menghindari pengidap dari komplikasi berbahaya.

Baca juga: Yuk Kenali, hubungan antara Diabetes dan Gagal Ginjal

Begini Langkah Pengobatan pada Pengidap Hipermagnesemia

Penanganan yang dilakukan akan disesuaikan dengan penyebab terjadinya hipermagnesemia. Setelah diagnosis, dokter akan melakukan serangkaian langkah penanganan berikut ini:

  • Memberikan obat diuretik yang bertujuan untuk meningkatkan produksi urin, sehingga magnesium dalam darah dapat terbuang melalui urine. Namun, penanganan yang satu ini dikhususkan untuk pengidap yang memiliki fungsi ginjal yang baik.
  • Infus kalsium glukonat yang diberikan kepada pengidap dengan gejala gangguan pernapasan dan jantung. Kalsium yang diberikan akan menetralisir kandungan magnesium dalam darah.
  • Cuci Darah atau dialisis yang diberikan pada pengidap yang memiliki gangguan fungsi ginjal, keluhan pada saraf dan jantung, serta hipermagnesemia berat.

Meskipun terlihat menyeramkan, hipermagnesemia masih dapat dicegah dengan berhati-hati mengonsumsi jenis obat apapun, jika kamu memiliki sejumlah masalah kesehatan. Obat yang kamu konsumsi harus sesuai dengan resep dokter. Bila gejala yang muncul tidak segera tertangani, hipermagnesemia dapat berujung pada penurunan kesadaran, gagal jantung, koma, bahkan kehilangan nyawa.

Sumber: halodoc.com

Edit by: Risma Andira


Sekretariat
Yayasan Ginjal Indonesia
Jl. Kayu Manis X No.34, RW.1, Pisangan Baru, Kec. Matraman, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13130

(021) 22111610
admin@yagin.co.id
Nomor Rekening

  3420406923
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

  0060009995014
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

  706016648600
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

bt_bb_section_top_section_coverage_image

© 2021 | Yayasan Ginjal Indonesia