Kendalikan Dirimu. Kenali Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Penderita Gagal Ginjal - Yayasan Ginjal Indonesia

11/12/2020
11 Desember 2020

Yagin, Jakarta – Penderita penyakit ginjal harus mengatur asupan makanan dalam tubuh dan banyak makanan yang disarankan untuk dihindari. Dari mulai aneka karbohidrat hingga berbagai macam protein. Meski makanan – makanan tersebut terdengar biasa dan bahkan memiliki kandungan nutrisi yang melimpah, penderita penyakit ginjal tidak bisa memakan makanan tersebut karena alasan tertentu.

Penderita penyakit ginjal biasanya tidak boleh memakan makanan dengan kandungan kalium dan protein yang tinggi. Selain itu karbohidrat dan mineralnya dibatasi. Lalu apa saja makanan yang wajib dihindari bagi penderita penyakit ginjal?

Inilah daftar makanan yang wajib dihindari bagi penderita penyakit ginjal:

Makanan yang mengandung karbohidrat

Penjelasan Peranan Struktural Karbohidrat Secara Lengkap

gambar makanan yang mengandung karbohidrat oleh dosenpendidikan.co.id

Dalam kehidupan sehari-hari kita melakukan aktivitas, baik yang telah merupakan kebiasaan misalnya berdiri, berjalan, mandi, makan, dan sebagainya atau yang hanya kadang-kadang saja kita lakukan. Untuk melakukan aktivitas itu kita memerlukan energi. Energi yang diperlukan ini kita peroleh dari bahan makanan yang kita makan. Pada umumnya bahan makanan itu mengandung tiga kelompok utama senyawa kimia, yaitu karbohidrat, protein, dan lemak atau lipid.

Bahan makanan pokok yang biasa kita makan ialah beras, jagung, sagu, dan kadang-kadang juga singkong atau ubi. Bahan makanan tersebut berasal dari tumbuhan dan senyawa yang terkandung di dalamnya sebagian besar adlah karbohidrat, yang terdapat sebagai amilum atau pati. Karbohidrat ini tidak hanya terdapat sebagai sebagai pati saja, tetapi terdapat pula sebagai gula misalnya dalam buah-buahan, dalam madu lebah, dan lain sebagainya.

Sebagian besar makanan terdiri atas karbohidrat, maka karbohidratlah yang terutama sebagai sumber energi tubuh. Disamping karbohidrat yang merupakan bahan makanan bagi tubuh kita, ada pula karbohidrat yang tidak dapat kita makan atau tudak berfungsi sebagai makanan, misalnya kayu, kapas, dan tumbuhan lain. Karbohidrat yang berasal dari makanan, dalam tubuh akan mengalami metabolism. Dalam makalah ini akan dijelaskan mengenai pengertian karbohidrat, susunan kimia karbohidrat, penggolongan karbohidrat, manfaat karbohidrat, dan akibat kekurangan dan kelebihan mengonsumsi karbohidrat serta metabolisme karbohidrat.

Karbohidrat “hidrat” dari karbon, hidrat arang atau sakarida “dari bahasa Yunani yang berarti gula, merupakan seholongan besar senyawa organik yang paling melimpah di bumi. karbohidrat sendiri terdiri atas karbon, hidrogen dan oksigen.

Tetapi bagi penderita penyakit ginjal, makanan yang mengandung karnohidrat justru lebih baik dihindari karena bukan merupakan karbohidrat yang cocok untuk dikonsumsi oleh sang penderita. kandungan didalam makanan karbohidrat akan membuat rasa haus timbul saat mengkonsumsinya. akibatnya seseorang yang memiliki penyakit gagal ginnjal tidak dapat menampungnya jika terlalu banyak minum.

Makanan yang mengandung protein

 

gambar makanan yang mengandung protein oleh diapit.com

Protein ini bisa di dapatkan dari hewan : daging, susu, ikan, telur, dan keju. Sedangkan untuk protein dari tumbuhan didapat dari biji-bijian.

Fungsi protein adalah antara lain sebagai berikut :

  • Sintesis zat-zat penting tubuh, seperti misalnya hormon, enzim, juga antibodi.
  • Pertumbuhan, perbaikan, & juga pemeliharaan jaringan tubuh.
  • Pelaksanaan metabolisme tubuh.
  • Penyeimbangan asam serta juga basa cairan tubuh karena memiliki peran sebagai buffer.
  • Pemeliharaan tekanan cairan dalam sekat rongga tubuh.
  • Penyediaan sumber energi, yang mana dengan 1 gram protein itu terkandung 4,1 kalori.
  • Penetralan (detoksifikasi) racun di dalam tubuh

Namun, makanan yang mengandung protein justru harus dihindari, sebab makanan yang mengandung protein tinggi akan sulit disaring oleh ginjal. Berhubung ginjal para penderita penyakit ginjal tidak berfungsi maksimal.

Cokelat

gambar cokelat oleh fakta.news

Sama seperti keju, cokelat juga mengandung kandungan fosfor dan potasium yang tinggi. Kandungan potasium dalam makanan dan dikonsumsi oleh penderita akan menyebabkan gagal jantung karena tidak dapat dikeluarkan oleh ginjal. Kandungan potasium akan melemahkan denyut jantung, membuat detak jantuk tidak stabil, hingga kematian mendadak akibat serangan jantung.

Buah – Buahan

gambar buah oleh sehatfresh.com

Buah – buahan adalah makanan yang sering disajikan bagi mereka yang sedang mengalami sakit tetapi tidak untuk penderita penyakit ginjal. Kandungan mineral yang banyak dalam buah tidak boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit ginjal. Buah – buahan juga sebagian banyak mengandung potasium. Di antaranya semangka, jeruk, alpukat, pepaya, dan pisang. Terlebih seperti pisang mengandung banyak kalium.

Sayuran

gambar sayuran oleh parenting.orami.co.id

Sama seperti buah – buahan, sayuran yang mengandung banyak mineral dan nutrisi juga tidak boleh banyak – banyak dikonsumsi oleh penderita penyakit ginjal. Mineral yang dikonsumsi terlalu banyak tidak mudah dicerna oleh ginjal yang sudah rusak dan akan menumpuk di paru – paru sehingga dapat menyebabkan kematian.

Gorengan

gambar gorengan oleh pantau.com

Makanan yang digoreng juga tidak baik dan patut dihindari oleh penderita penyakit ginjal. Minyak yang berlebih dapat membuat terjadinya keracunan asam dalam tubuh karena ginjal akan menolak untuk mencerna. Lebih baik konsumsi makanan yang direbus atau dikukus saja. Namun tetap perhatikan kadar mineral yang terserap dalam makanan tersebut.

Makanan Yang Diawetkan

gambar makanan yang diawetkan oleh blog.expedito.co.id

Tidak sedikit dari kita yang gemar makan makanan yang diawetkan. Khususnya untuk penderita penyakit ginjal, pengawet dalam makanan yang diawetkan seperti sosis, sarden cornet, dan lain – lain banyak mengandung sodium juga potasium. Pengawet tersebut akan menjadi racun yang ampuh untuk memperparah kondisi ginjal yang sudah tidak sehat.

Garam

Makanan yang mengandung banyak garam akan memperbanyak produksi air dalam tubuh. Selain karena tidak dapat dicerna oleh ginjal, makanan yang asin akan memicum tekanan darah tinggi di mana dapat memperparah ginjal. Para penderita penyakit ginjal wajib mengatur tekanan darah untuk selalu dalam keadaan normal.

Sumber: dosenpendidikan.co.id & pendidikan.co.id

Edit by: Risma Andira


Sekretariat
Yayasan Ginjal Indonesia
Jl. Kayu Manis X No.34, RW.1, Pisangan Baru, Kec. Matraman, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13130

(021) 22111610
admin@yagin.co.id
Nomor Rekening

  3420406923
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

  0060009995014
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

  706016648600
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

bt_bb_section_top_section_coverage_image

© 2021 | Yayasan Ginjal Indonesia