Manfaat Daun Seledri Untuk Ginjal dan Ketahui Untuk Cara Mengolahnya - Yayasan Ginjal Indonesia

17/12/2021

gambar: health.detik.com

 

Yagin, Jakarta – Seledri untuk ginjal dipengaruhi oleh kandungan nutrisinya. Daun seledri mengandung antioksidan, vitamin C, vitamin K, zat besi, asam folat, dan lain sebagainya. Bahkan, menurut penelitian, daun seledri memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi.

Manfaat daun seledri untuk ginjal sendiri tentunya harus dilakukan dengan pengolahan yang tepat. Selain itu, kamu perlu untuk membatasi konsumsinya agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi daun seledri ini.

1. Mencegah Munculnya Berbagai Masalah pada Ginjal

Manfaat daun seledri untuk ginjal yang pertama adalah untuk meningkatkan fungsinya. Hal ini berkaitan dengan daun seledri yang mengandung antioksidan yang melimpah. Sebagai zat yang efektif untuk melindungi tubuh dari pengaruh radikal bebas, antioksidan dapat mencegah munculnya berbagai masalah kesehatan pada ginjal.

2 . Meningkatkan Fungsi Ginjal

Selain itu, daun seledri juga mengandung flavonoid yang tidak kalah baik untuk tubuh. Manfaat daun seledri untuk ginjal yang dipengaruhi oleh kandungan flavonoid ini dapat membantu meningkatkan fungsi ginjal secara keseluruhan.

Menurut sebuah penelitian, flavonoid melindungi ginjal dari berbagai agen nefrotoksik yang berpotensi menyebabkan penyakit ginjal kronis dan cedera ginjal akut, seperti alkohol, nikotin, dan cadmium.

Tidak hanya itu, manfaat daun seledri untuk ginjal berkaitan dengan kandungan flavonoid yang dimilikinya ini juga efektif mencegah penyakit ginjal yang berkaitan dengan hipertensi, dengan cara menurunkan tekanan darah dan bereaksi pada parenkim ginjal.

3. Menurunkan Hipertensi

Manfaat daun seledri untuk ginjal berikutnya adalah untuk menurunkan hipertensi. Hal ini terkait dengan hipertensi yang dapat berpotensi merusak pembuluh darah pada ginjal, sehingga ginjal tidak dapat bekerja secara maksimal. Kemungkinan ginjal mengalami kesulitan membuang sisa makanan dan cairan di dalam tubuh.

Manfaat daun seledri untuk ginjal satu ini dpengaruhi oleh kandungan phtalide di dalamnya. Phtalide dapat membantu meregangkan jaringan pembuluh darah, sehingga tekanan darah dapat turun dan ginjal berfungsi dengan baik.

4. Memiliki Kandungan Sodium yang Rendah

Manfaat daun seledri untuk ginjal lainnya adalah memiliki kadar sodium yang sangat rendah. Kandungan sodium yang rendah dapat membuat kerja ginjal semakin lancar. Apabila tubuh mengandung kadar sodium yang berlebihan, hal tersebut berpotensi memengaruhi kerja ginjal.

Dengan rajin mengonsumsi seledri, jumlah sodium dalam tubuh akan berkurang dan ginjal kamu akan menjadi lebih sehat.

 

Cara Mengolah Daun Seledri yang Sehat

Setelah mengetahui berbagai manfaat daun seledri untuk ginjal, kamu harus mengenali cara mengolahnya yang sehat terlebih dahulu. Berikut beberapa cara mengolah daun seledri yang sehat:

  • Minum Air Rebusan Seledri

Cara mengolah daun seledri yang pertama adalah dengan merebusnya. Cucilah 1 ikat daun seledri sampai bersih, lalu potong menjadi kecil-kecil. Rebuslah potongan daun seledri selama 10 menit.

Setelah itu, tuang air rebusan daun seledri ke dalam botol. Kamu dapat menyimpan air rebusan ini di dalam kulkas dan minum 1 gelas setiap hari. Cara ini diyakini dapat membersihkan ginjal.

  • Minum Jus Seledri

Selain itu, kamu juga bisa mencoba membuat jus dari 400 gram daun seledri setiap hari. Untuk membuat jus seledri, kamu juga dapat menambahkan berbagai bahan lain, seperti bayam, buah pir, atau air perasan lemon.

Membuat jus seledri sangat mudah, cukup potong kecil-kecil seledri dengan bahan lain, lalu masukkan ke dalam blender. Tambahkan air perasan lemon dan es batu. Kemudian saring jus yang sudah diblender, sebelum diminum.

  • Camilan

Seledri juga bisa menjadi camilan sehat. Cukup dengan menyiapkan batang seledri segar, lalu potong dengan ukuran sedang dan belah menjadi dua. Tambahkan dua sendok selai kacang pada batang seledri dan camilan seledri pun siap untuk dinikmati.

Pastikan kamu tidak mengonsumsi seledri secara berlebihan. Hal ini karena kandungan potasium yang terdapat di dalam seledri patut diwaspadai. Sebuah penelitian oleh University of Maryland menunjukkan bahwa potasium terbukti meningkatkan risiko hiperkalemia, yaitu kondisi di mana darah mengandung terlalu banyak potasium. Kasus kejadian hiperkalemia banyak ditemukan pada penderita penyakit ginjal kronis.

Kamu harus selalu konsultasikan dengan dokter gizi sebelum mengonsumsi seledri, terutama jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu. Segera periksa ke dokter, jika mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi seledri.

 

 

 

Sumber: hot.liputan6.com 

Edit: Yunianti 


Sekretariat
Yayasan Ginjal Indonesia
Jl. Kayu Manis X No.34, RW.1, Pisangan Baru, Kec. Matraman, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13130

(021) 22111610
admin@yagin.co.id
Nomor Rekening

  3420406923
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

  0060009995014
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

  706016648600
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

bt_bb_section_top_section_coverage_image

© 2021 | Yayasan Ginjal Indonesia