Mungkinkah Kesemutan Jadi Gejala Gagal Ginjal? - Yayasan Ginjal Indonesia

15/03/2021

15 Maret 2021

Yagin, Jakarta – Kesemutan di kaki dan tungkai menjadi salah satu gejala Gagal Ginjal Sebenarnya kesemutan tidak hanya jadi gejala gagal ginjal, tetapi ada juga sensasi kram, otot berkedut, atau sensasi nyeri yang meningkat di kaki dan tungkai, serta kelemahan otot.

Ginjal kronis atau gagal ginjal (uremia) terjadi ketika ginjal secara bertahap gagal berfungsi dengan baik. Ketika ginjal rusak, cairan dan produk limbah menumpuk di dalam tubuh. Dalam beberapa kasus, gagal ginjal dapat menyebabkan neuropati perifer. Informasi selengkapnya mengenai gagal ginjal bisa dibaca di sini!

Baca juga: 

Kesemutan sebagai Gejala Gangguan Kesehatan

Mati rasa dan kesemutan adalah sensasi tertusuk yang tidak biasa yang dapat terjadi di bagian tubuh mana pun. Biasanya sensasi ini bisa diperoleh di tangan, kaki, lengan, dan tungkai. Kondisi ini tidak hanya menjadi penanda gangguan kesehatan tetapi aktivitas tertentu termasuk duduk dengan menyilangkan kaki atau tertidur di lengan.

Jika mati rasa dan kesemutan terus berlanjut dan tidak ada penyebab yang jelas dari sensasi tersebut, itu bisa menjadi gejala penyakit atau cedera, seperti multiple sclerosiscarpal tunnel syndrome, termasuk juga gagal ginjal. Tentu saja perawatan untuk kondisi kesemutan ditangani berdasarkan diagnosis.

Untuk mengetahui penyebab pasti kesemutanmu, biasanya akan dilakukan pemeriksaan sebagai berikut:

1. Pemeriksaan neurologis.

2. Electromyography (EMG), yang mengukur aktivitas otot.

3. Tes kecepatan konduksi saraf.

4. Tes darah.

5. Perawatan untuk gagal ginjal termasuk dialisis dan transplantasi ginjal.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, setiap orang bisa mengalami mati rasa, kesemutan, atau sensasi terbakar pada waktu-waktu tertentu. Kamu mungkin akan merasakannya saat berdiri setelah duduk dalam satu posisi dalam waktu yang lama. Biasanya, kesemutan juga bisa sembuh dalam beberapa menit.

Kalau kesemutan yang kamu alami disertai rasa pusing atau kejang otot, atau mengalami ruam, ini berarti bukan kondisi normal. Terutama bila gejala di kaki memburuk saat kamu berjalan atau jika kamu buang air kecil lebih sering dari biasanya.

Baca juga: Ada Darah Dalam Urine, Waspadai 8 Hal Ini

Dalam beberapa kasus, perasaan mati rasa dan kesemutan atau rasa terbakar dapat mengindikasikan cedera serius atau kondisi medis. Cari perawatan segera jika kamu mengalami kondisi berikut ini sebelum sensasi kesemutan terjadi:

1. Cedera punggung, leher, atau kepala.

2. Ketidakmampuan untuk berjalan atau bergerak.

3. Kehilangan kesadaran, meski hanya untuk waktu yang singkat.

4. Perasaan bingung atau kesulitan berpikir jernih.

5. Cadel saat bicara.

6. Mengalami masalah penglihatan.

7. Sensasi lemah atau sakit parah.

8. Kehilangan kendali atas usus atau kandung kemih.

Gagal Ginjal Kerap Tanpa Gejala

Ginjal bisa rusak karena cedera fisik atau penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi, atau gangguan lainnya. Tekanan darah tinggi dan diabetes adalah dua penyebab paling umum dari gagal ginjal.

Gagal ginjal tidak terjadi seketika. Kondisi ini merupakan dampak bertahap ketika ginjal kehilangan fungsinya. Beberapa orang bahkan tidak tahu bahwa mereka mengidap penyakit ginjal sampai ginjalnya gagal. Soalnya pengidap penyakit ginjal dini tidak menunjukkan gejala signifikan sampai akhirnya gejala biasanya muncul di akhir perkembangan penyakit.

Sumber: halodoc.com
Edit by: Risma Andira


Sekretariat
Yayasan Ginjal Indonesia
Jl. Kayu Manis X No.34, RW.1, Pisangan Baru, Kec. Matraman, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13130

(021) 22111610
admin@yagin.co.id
Nomor Rekening

  3420406923
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

  0060009995014
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

  706016648600
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

bt_bb_section_top_section_coverage_image

© 2021 | Yayasan Ginjal Indonesia