Sebelum Terlambat, Kenali Ciri-Ciri Sakit Ginjal Stadium Awal. - Yayasan Ginjal Indonesia

29/09/2020

image of kidney illustration

Jakarta-Yagin.co.id

Mengenali ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal akan membantu mencegah terjadinya gagal ginjal.
Ketika mendengar kata gagal ginjal, artinya kerusakan dan gangguan ginjal yang dialami seseorang telah masuk ke stadium paling akhir. Ginjal tak lagi bisa membuang racun dalam darah atau mengendalikan kadar cairan tubuh. Apakah mungkin kita mengetahui ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal?

Mendeteksi penyakit ginjal sejak dini tentu lebih berpeluang besar untuk menyembuhkannya. Kabar baiknya, ketika seseorang menderita sakit ginjal, belum tentu dia akan mengalami gagal ginjal.Biasanya, penderita sakit ginjal merasakan ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal namun mengaitkannya dengan penyakit lain. Akibatnya, penderitanya kerap tidak mengenali gejala ini hingga ginjalnya 90% tak berfungsi. Gagal ginjal pun sudah di depan mata. Kondisi ini juga bisa dipicu oleh tekanan darah tinggi. Maka dari itu, sangat penting untuk mengetahui lebih jauh tentang ciri penyakit ginjal.

Ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal
Seperti yang disebutkan di atas, pengidap penyakit ginjal tidak akan langsung mengalami penurunan fungsi ginjal. Mereka bisa saja tidak merasakan apapun di tahap awal. Bahkan, mereka bisa saja baru merasa ada gangguan ketika 90 persen fungsi ginjalnya telah mengalami kerusakan. Padahal, ciri-ciri penyakit ginjal sudah “menyelimuti” tubuh sang penderita.Dengarkan tubuh Anda dan ketahui apakah ada tanda dan gejala sakit ginjal stadium awal seperti:

1. Kerap ingin buang air kecil
Kenali ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal ketika Anda merasa ingin buang air kecil lebih sering, terutama di malam hari. Ketika ginjal tak bisa menyaring dengan baik, frekuensi ingin buang air kecil akan meningkat.
2. Urine berbusa dan berdarah
Adanya busa dalam urine, bahkan Anda harus flush berkali-kali baru bisa benar-benar hilang mengindikasikan ada kelebihan protein dalam urine. Bentuknya serupa dengan busa yang terlihat ketika membuat telur orak-arik karena jenis proteinnya pun sama: albumin. Perhatikan juga warna urine, sebab terkadang darah juga bisa terdeteksi pada urine.
3. Area sekitar mata terus menerus membengkak
Saat ginjal tak bisa menjalankan tugasnya dengan baik, artinya protein albumin bisa bocor ke luar jaringan. Area di sekitar mata yang membengkak bisa jadi indikasi ada kebocoran protein yang seharusnya tersimpan di bagian-bagian tubuh kendor, seperti pada area mata.

Asian man leg bandy

3. Betis dan kaki membengkak
Penyakit ginjal rupanya bisa membuat kaki mengalami gangguan. Buktinya, ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal berikutnya adalah betis dan kaki membengkak, termasuk pergelangan kaki, akibat penumpukan sodium.

4. Mudah lelah dan sulit fokus
Ini adalah tanda ketika ada penumpukan racun dan darah yang tidak jernih dalam tubuh. Akibatnya, seseorang mudah merasa sakit, lemah, dan sulit fokus. Ciri-ciri penyakit ginjal yang satu ini sangat bisa membuat aktivitas sang penderita terganggu.


5. Sulit tidur
Saat ginjal tak bisa menyaring racun dengan baik, racun akan tetap berada dalam darah. Racun tidak terbuang lewat urine. Akibatnya, penderitanya akan merasa sulit tidur. Karena ciri-ciri penyakit ginjal yang satu ini, penderita bisa saja kurang mendapatkan jam tidur yang dibutuhkan tubuhnya.
6. Kulit kering dan gatal
Begitu pentingnya peran ginjal, mereka bisa menghilangkan racun dan kelebihan cairan dalam tubuh. Bahkan ginjal, juga menghasilkan sel darah merah dan memastikan asupan mineral dalam dosis yang tepat dalam darah.Kulit yang gatal dan kering bisa jadi tanda bahwa mineral dalam darah sangat sedikit. Ditambah lagi, nutrisi dalam darah juga kian terbatas.
7. Kehilangan nafsu makan
Memburuknya nafsu makan bisa terjadi karena berbagai penyakit, namun penumpukan racun akibat ginjal yang tak berfungsi sempurna bisa jadi salah satu pemicunya.
8. Otot terasa kram
Fungsi ginjal yang tidak maksimal bisa menyebabkan timbulnya ciri penyakit ginjal selanjutnya, yaitu otot terasa kram. Hal ini terjadi karena ada ketidakseimbangan elektrolit seperti rendahnya kalsium atau fosfor.
9. Napas yang pendek
Memiliki napas pendek atau sesak napas juga dapat dikaitkan dengan ginjal. Pertama, cairan ekstra dalam tubuh bisa menumpuk di paru-paru, akibat ginjal yang rusak. Kedua, anemia (kekurangan sel darah merah pembawa oksigen) bisa membuat tubuh kekurangan oksigen dan kehabisan napas. Jika Anda punya ciri-ciri penyakit ginjal ini, segeralah konsultasikan ke dokter.
10. Makanan terasa seperti logam
Saat uremia terjadi, rasa makanan yang masuk ke dalam mulut akan berbeda, terasa seperti logam. Selain itu, uremia juga mampu menyebabkan bau napas. Ini menjadi salah satu ciri penyakit ginjal yang harus Anda waspadai.Sebab, seiring berjalannya waktu, penderita penyakit ginjal mungkin akan merasa tidak selera mengonsumsi daging, atau bahkan mengalami penurunan berat badan akibat tidak nafsu makan.


11. Berat badan turun
Uremia yang dirasakan oleh penderita sakit ginjal juga bisa menyebabkan rasa mual dan muntah-muntah. Hal ini bisa menurunkan nafsu makan, dan akhirnya menurunkan berat badan. Ini menjadi ciri-ciri penyakit ginjal selanjutnya.Mendeteksi ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal bisa menjadi cara untuk mengambil langkah cepat dalam menyembuhkannya. Sebab, apabila penyakit ginjal sudah mencapai tahap terparah, prosedur cuci darah akan perlu dilakukan.Dengarkan setiap alarm tubuh sekecil apa pun itu sebelum ginjal benar-benar gagal berfungsi. Tak lupa, selalu jaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan yang baik untuk ginjal dan rutin berolahraga.

Sumber : Sehatq.com


Sekretariat
Yayasan Ginjal Indonesia
Jl. Kayu Manis X No.34, RW.1, Pisangan Baru, Kec. Matraman, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13130

(021) 22111610
admin@yagin.co.id
Nomor Rekening

  3420406923
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

  0060009995014
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

  706016648600
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

bt_bb_section_top_section_coverage_image

© 2021 | Yayasan Ginjal Indonesia