Waspada, Anak Rentang Terkena Penyakit Gagal Ginjal - Yayasan Ginjal Indonesia

23/10/2020

ilustrasi by Kompas.com

  Penyakit ginjal kronis atau gagal ginjal adalah kondisi saat ginjal secara bertahap kehilangan fungsinya. Melansir Mayo Clinic, organ ginjal berfungsi untuk menyaring limbah dan cairan berlebih dari darah. Kotoran tersebut lantas dikeluarkan dalam bentuk urine. Ketika gagal ginjal mencapai stadium lanjut, cairan, elektrolit, dan limbah berbahaya menumpuk di tubuh penderitanya. Penyebab gagal ginjal Gagal ginjal dapat disebabkan berbagai penyakit, antara lain: Diabetes tipe 1 atau 2 Tekanan darah tinggi Glomerulonefritis (peradangan di bagian penyaring ginjal) Nefritis interstisial (infeksi pemicu radang dan bengkak di ginjal) Penyakit ginjal polikistik Pembesaran prostat, batu ginjal, kanker Infeksi ginjal berulang Selain itu, risiko gagal ginjal juga meningkat bagi orang: Berusia lanjut Kelainan ginjal Punya riwayat keluarga dengan penyakit ginjal Mengidap diabetes Mengidap tekanan darah tinggi Mengidap penyakit jantung dan kardiovaskular Merokok Obesitas.

Mengapa anak muda bisa terkena gagal ginjal?

   Umumnya, penyakit ginjal kronis diidap orang tua atau berusia lanjut. Namun, anak muda di bawah usia 30 tahun juga tak luput dari penyakit berbahaya ini. Dr R.P. Mathur dari Departemen Nefrologi di Institute of Liver and Biliary Sciences India menyampaikan, banyak kasus gagal ginjal terjadi karena pasien tidak menyadari penyakitnya. Berdasarkan pengalamannya, Mathur menyebut 60 persen pasien gagal ginjal yang ia tangani sudah masuk stadium akhir. “Orang-orang tidak menyadari sampai fungsi ginjalnya menurun signifikan. Pilihan yang tersisa untuk pasien tinggal transplantasi organ atau cuci darah,” jelasnya, seperti dilansir Hindustan Times.

Kepala Fortis Escorts Kidney and Urology Institute India, Dr Vijay Kher mengatakan, banyak anak muda yang mengalami gagal ginjal karena tekanan darah tinggi dan diabetes. Ia menyebut gaya hidup masa kini yang rentan stres, minim bergerak, dan pola makan serampangan, memicu penyakit diabetes dan tekanan darah tinggi di kalangan anak muda. Selain kultur tidak sehat tersebut, para dokter juga menyebut beberapa anak muda juga jamak mengabaikan kondisi kesehatan. Padahal, penyakit ringan seperti infeksi saluran kencing dan batu ginjal saat tidak diobati juga bisa memicu kondisi gagal ginjal dini. Cara menjaga kesehatan ginjal Mengingat bahayanya penyakit yang dapat menurunkan kualitas hidup sampai menyebabkan kematian ini, tak ada salahnya menjaga kesehatan ginjal sejak dini.

  Berikut beberapa cara menjaga kesehatan ginjal menurut sejumlah dokter: Rutin mengecek tekanan darah, kadar gula, dan kreatin darah Mengurangi asupan garam dan gula Berolahraga secara teratur Tidak merokok Jaga bobot tubuh tetap ideal Minum dua liter air sehari Batasi konsumsi daging merah, makanan cepat saji, dan olahan Hindari steroid Jangan sering-sering menggunakan obat penghilang rasa sakit Selain itu, dokter juga memperingatkan orang dengan riwayat keluarga punya penyakit ginjal, untuk memberikan perhatian ekstra pada kesehatan.

Sumber: Kompas.com

Editor by: Sarmin


Sekretariat
Yayasan Ginjal Indonesia
Jl. Kayu Manis X No.34, RW.1, Pisangan Baru, Kec. Matraman, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13130

(021) 22111610
admin@yagin.co.id
Nomor Rekening

  3420406923
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

  0060009995014
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

  706016648600
  a/n. Yayasan Ginjal Indonesia

bt_bb_section_top_section_coverage_image

© 2021 | Yayasan Ginjal Indonesia